Wisata Kepulauan Seribu Batasi Pengunjung

Wisata Kepulauan Seribu Batasi Pengunjung

Wisata Kepulauan Seribu Batasi Pengunjung

Wisata Kepulauan Seribu Batasi Pengunjung – Pantai dan wisata di Kepulauan Seribu, Jakarta, mulai dibuka pada Sabtu, dengan membatasi jumlah pengunjung hingga maksimal 50 persen dari kapasitasnya.

Selain syarat pembatasan kapasitas tempat wisata, Disparekraf DKI juga mengatur soal protokol umum pencegahan penularan Covid-19 dalam SK Leony Oktavia.

Di antaranya, mewajibkan penggunaan masker bagi para pengunjung galau, menerapkan etika batuk dan bersin yang aman, menjaga kebersihan tangan, menerapkan prinsip jaga jarak.

“[Pengunjung] dilarang membawa anak berusia kurang dari 5 tahun,” lanjut SK tersebut. DKI Jakarta pun menerapkan PSBB Transisi sepanjang Juni ini dengan memberi ruang pada aktivitas perekonomian.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut sejumlah investor asing tertarik untuk berinvestasi di Kepulauan Seribu, Jakarta. Investasi tersebut dinilainya untuk memajukan sektor wisata.

Hal itu diketahuinya saat memenuhi undangan dari Perdana Menteri Uni Emirat Arab, di Dubai, beberapa waktu lalu. Dalam undangan tersebut Sandiaga mengaku akan mencari sejumlah investor asing untuk menjelaskan rencana pembangunan ekonomi dan infrastruktur berbasis public private partnership.

Meski begitu, kasus Corona masih menunjukkan peningkatan. Per Minggu, kasus Corona di DKI bertambah 163 kasus baru, sehingga total kasusnya mencapai 8.033 orang. Dari angka itu, jumlah kasus sembuh mencapai 3.130 orang.

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Nomor 131 Tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Covid-19 di Sektor Usaha Pariwisata Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

Pihaknya akan fokus dalam mengurus perizinan

“Mulai tanggal 13 Juni 2020 – 2 Juli 2020 maksimal pemilik usaha pekerja dan pengunjung 50 persen pantai/wisata Kepulauan Seribu,” demikian bunyi Diktum Ketiga poin d SK Poker Deposit Pulsa Indosat

Untuk pelaku usaha, Pemprov DKI, di antaranya, menyarankan untuk mempekerjakan karyawan yang hanya di bawah 45 tahun, mewajibkan penggunaan masker, pembersihan area setiap 4 jam sekali, menyediakan tempat cuci tangan, hingga melakukan pengecekan suhu tubuh di pintu masuk.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menutup kawasan konservasi yang mencakup 26 taman nasional (TN), 27 taman wisata alam (TWA), dan tiga suaka margasatwa (SM), pada 22 Maret hingga 29 Mei.

Menurut Sandiaga, pihaknya akan fokus dalam mengurus perizinan untuk mendukung keinginan investasi tersebut. Salah satunya adalah Taman Nasional Kepulauan Seribu. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih jauh Virus Corona.

“Salah satu karpet merahnya (perizinan) dan semoga ini yang menarik mereka karena kami bersaing dengan banyak sekali destinasi lain di dunia. Di Indonesia saja ada 10 destinasi kelas dunia dan dua di antaranya di Jakarta (Kota Tua dan Kepulauan Seribu), kami akan I agar mereka investasi di Jakarta,” tuturnya.

Sandiaga menyebut jika pihaknya ingin menembus investasi tersebut hingga Rp1 triliun. Namun ia belum dapat menjelaskan secara rinci maksud dari ucapannya tersebut.

Pembukaan tempat-tempat wisata ini juga sudah disiapkan sejumlah daerah. Hal ini sejalan dengan seruan new normal yang digaungkan oleh Pemerintah demi menghidupkan kembali perekonomian yang mandek kala pembatasan sosial diberlakukan.

“Ada juga investor lain yang bukan dari Dubai tapi dari beberapa negara lain yang hadir di Global Investment Forum menyatakan siap juga untuk berinvestasi, dan salah satu yang buat saya lega adalah sektor pariwisata,” ujarnya di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu.

“Ada dua investor kelas dunia yang tertarik untuk investasi di Kepulauan Seribu, jadi kami akan dorong terus,” lanjutnya. Sandiaga tidak menyebutkan siapa dua investor kelas dunia tersebut. Dia juga tidak menjelaskan jenis investasi apa yang dimaksudnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *