Liburan ke Kawah Ijen di Masa New Normal

Liburan ke Kawah Ijen di Masa New Normal

Syarat dan Tips Liburan ke Kawah Ijen di Masa New Normal, Wajib Tahu!

Liburan ke Kawah Ijen di Masa New Normal – Memasuki era normal baru di masa pandemi COVID-19, beberapa tempat wisata mulai dibuka kembali secara bertahap. Salah satu tempat wisata yang mulai dibuka adalah Taman Wisata Kawah Ijen.

Kawah yang berlokasi di Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi ini juga sudah kembali membuka pendakian di Gunung Ijen. Meski begitu, pengelola memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung.

Buat kamu yang merencanakan perjalanan liburan ke Gunung dan Kawah Ijen, ada beberapa syarat dan tips yang perlu diketahui. Yuk, fortmountainstables.net akan memberikan ulasan selengkapnya berikut ini!

Pendaftaran dilakukan secara online

Kalau biasanya para pendaki yang datang bisa melakukan pendaftaran secara langsung, kini sudah tak berlaku lagi. Kamu harus mendaftar secara online dengan mengakses ke https://ijenbluefire.bbksdajatim.org.

Jumlah pengunjung yang dibatasi pun membuat tiket Kawah Ijen terjual habis lebih cepat. Hal ini dilakukan pihak pengelola Taman Wisata Alam Kawah Ijen, supaya tak terjadi penumpukan wisatawan.

Hanya diperuntukkan wisatawan lokal

Pihak pengelola masih belum memperbolehkan wisatawan mancanegara untuk masuk ke dalam destinasi wisata. Sehingga, hanya wisatawan lokal saja yang diperbolehkan liburan ke sini.

Wisatawan lokal yang dimaksud adalah pengunjung dari daerah Bondowoso dan Banyuwangi saja. Untuk kamu yang berada di luar daerah tersebut jangan khawatir, kamu masih bisa berkunjung dengan membawa hasil rapid test dengan hasil non-reaktif.

Wajib mengenakan masker

Hampir sama dengan destinasi wisata lainnya yang dibuka saat normal baru, penggunaan masker sangat diwajibkan. Selain mencegah penularan virus corona, masker juga berguna untuk terhindar dari asap belerang yang dihirup saat berada di sekitar kawah.

Bahkan, pengelola mewajibkan wisatawan yang datang untuk menggunakan masker berjenis khusus, yakni N95 atau respirator. Kalau kamu tak membawanya, terdapat beberapa penjual yang menjual atau menyewakan di sana.

Meminimalisir Penyebaran Virus Covid-19

Diharapkan membawa makanan sendiri

Selain wajib mengenakan masker, kamu juga harus menerapkan jaga jarak dan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum mendaki. Terdapat beberapa wastafel yang sudah disediakan di jalur awal pendakian.

Namun, yang paling penting adalah pihak pengelola Taman Wisata Alam Kawah Ijen tak menyediakan tempat bagi orang berjualan makanan. Maka dari itu, kamu wajib membawa makanan sendiri. Selain lebih sehat, tentu jadi hemat.

Tips berlibur di Kawah Ijen

Kawah Ijen merupakan salah satu destinasi wisata yang diunggulkan di Jawa Timur. Pemandangannya begitu indah, apalagi dengan adanya blue fire. Biar liburanmu di sini terasa maksimal, pastikan segala persiapannya sudah matang ya.

Untuk bisa mencapai kawah, kamu harus berjalan dan mendaki kurang lebih tiga kilometer dengan waktu tempuh 2-4 jam. Tentu saja butuh stamina dan fisik yang kuat, sehingga pastikan kamu sudah berolahraga beberapa hari sebelum berangkat.

Gunakan pula pakaian yang nyaman dan hangat, mengingat suhu udara di kawah yang cukup dingin. Pakailah jaket yang tebal, sarung tangan, beanie, dan syal jika memang dibutuhkan. Jangan lupa selalu mengenakan masker sesuai anjuran, ya.

Waktu paling tepat menikmati blue fire di Kawah Ijen adalah sepanjang Desember hingga Januari. Saat itulah kabut sudah mulai menipis, sehingga pesona blue fire bisa terlihat lebih jelas.

Itulah beberapa aturan saat berkunjung ke Kawah Ijen di masa normal baru yang wajib kamu taati, beserta tips-tipsnya. Pastikan kamu sudah merencanakan liburanmu dengan matang dan mematuhi protokol kesehatan, supaya selalu aman saat perjalanan.