Taman Hiburan di Tokyo

Taman Hiburan di Tokyo

Taman Hiburan di Tokyo

Taman Hiburan di Tokyo, – Taman hiburan Yomiuriland di Tokyo, Jepang, kembali dibuka kembali untuk pertama kalinya pada hari Selasa setelah penundaan operasi awal tahun ini karena penyebaran virus corona, namun pengunjung yang naik roller coaster dilarang berteriak.

Pusat bisnis di Tokyo dibuka secara bertahap setelah Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, mulai melonggarkan pembatasan selama sebulan terakhir setelah negara itu menyudahi status darurat Covid-19.

Yomiuriland hanya membuka kembali wahana di luar ruangannya sekaligus menerapkan langkah-langkah keamanan baru, seperti pemeriksaan suhu tubuh untuk semua pengunjung, menyediakan hand sanitizer, dan mendisinfeksi wahana dan kursi setelah digunakan.

Dilarang berteriak saat menaiki roller coaster; wajib jaga jarak di rumah berhantu; dan maskot superhero yang tidak akan tos dengan pengunjung; begitulah sejumlah protokol new normal virus corona pada taman hiburan di Jepang.

Ketika pameran dan tempat hiburan nasional perlahan dibuka kembali, sekelompok operator taman hiburan di Jepang telah merilis pedoman bersama tentang cara beroperasi dengan aman di bawah ancaman virus.

Di antara rekomendasinya, pencari sensasi akan diminta untuk mengenakan masker setiap saat dan “menahan diri untuk tidak bersuara keras” saat menaiki roller coaster dan wahana lainnya, Jiji Press melaporkan, seperti dikutip dari the Japan Times, Sabtu

Langkah-langkah jarak sosial juga diterapkan untuk antrian dan jarak antar kursi di wahana.

Penduduk lokal, Yusuke dan Misa Yoshida, mengatakan mereka datang ke taman untuk merayakan ulang tahun putra mereka Ryusei yang baru berusia 1 tahun.

Manajer umum Yomiuriland, Toshio Sohara, mengatakan tindakan pencegahan keselamatan baru juga termasuk meminta pengunjung yang naik roller coaster untuk tidak berteriak.

Meski demikian tidak ada hukuman bagi yang terlanjur melakukannya.

Mahasiswa hukum, Yota Nakano, mengatakan bahwa dia biasanya datang ke Yomiuriland setidaknya 50 kali setahun.

Saat pembukaan kembali, ia adalah orang pertama yang tiba di taman untuk naik roller coaster.

“Sudah lama, dan meskipun saya tidak bisa berteriak, saya sangat menikmatinya,” katanya.

Yomiuriland ditutup sementara pada akhir Februari dan dibuka kembali selama beberapa hari pada bulan Maret, tetapi menghentikan operasinya lagi pada akhir Maret.

Taman ini berniat membuka wahana di dalam ruangannya serta kolam renangnya sekitar pertengahan Juli.

Staf taman, termasuk yang bertugas sebagai maskot hewan dan pahlawan super, tidak boleh berjabat tangan atau berfoto bersama dengan pengunjung, mewajibkan mereka untuk selalu menjaga jarak yang sesuai.

Pahlawan super yang terlibat dalam perkelahian sampai mati dengan penjahat jahat juga harus menghindari pemberian dukungan dari penonton untuk mencegah sorak-sorai dan teriakan — meminimalisir droplet air liur yang bisa saja membawa virus corona terbang di udara.

Atraksi realitas virtual tidak boleh beroperasi kecuali kacamata khusus mereka dapat sepenuhnya disanitasi, pedoman menyarankan.

Penjual juga akan diminta untuk tidak mengeluarkan mainan atau sampel makanan bagi pengunjung anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *